Are you Back-End Programmer? You must know it!

Pada artikel sebelumnya kita sudah mengulas bagaimana Front-End Programmer yang sesungguhnya. Ternyata banyak ilmu baru atau inovasi yang sebenarnya kita perlu tahu. Selanjutnya yang kita bahas tentang seorang Back-End Programmer apa saja lingkupnya yang harus kita ketahui dan hal baru apa saja yang perlu kita ketahui.

Pada dasarnya seorang Back-End Programmer tidak melulu soal membuat Web atau Mobile Apps saja, tetapi terdapat berbagai hal mulai dari server side, database, security, framework lainnya dan masih banyak lagi. Untuk itu bisa kita lihat dari Tree Backe-End Programmer.

Dari gambar tree tersebut dapat kita ketahui hal-hal yang mungkin belum kita dengar dan terasa sayup-sayup. Dari berbagai tree tersebut sebagai Back-End Programmer setidaknya kita mengetahui lebih bagus kalau tahu seluk beluknya. Dimulai dari metode search engine, lalu storage yang berbentuk caching, atau database. Sedangkan database di breakdown menjadi relational database terdapat MySql yang sering kita gunakan dan juga NOSQL Database. Selanjutnya untuk masalah server side kita harus mengetahui web sever itu apa, pertukaran menggunakan REST seperti apa, proses autentication agar aman bagaimana dan sebagainya. Menginjak ke masing-masing bahasa dan framework yaitu Node.JS, Ruby, Python, PHP 7, C#, Jawa, Go dan lain sebagainya.

Agar lebih mudah dipelajari bisa kita kategorikan sesuai skala aplikasi yang dibangun yaitu Website dan Blok, Sistem Informasi maupun Cross Platform Application yaitu membuat project yang bisa untuk berbagai platform seperti desktop, android, ios, dan web.

Lalu apa saja yang dibutuhkan oleh Back-End Programmer?

  1. Serverless Database berupa database di host pihak ketiga dimana programmer tidak perlu pusing memikirkan backup database, maintenance, atau scalling.
  2. Cloud Storage berupa storage untuk upload berbagai file. Contohnya yaitu Amazon S3, Firebase, Azure Storage, Dropbox dan masih banyak lainnya.
  3. Cross Platform IDE yaitu aplikasi develop yang mempermudah dalam melakukan manajemen pada codingan. Contohnya yaitu MeteorJS, Scade, Xamarin, Jetbrains IDE seperti PhpStrom, Intellij, Pycharm dan masih banyak lainnya.
  4. Middleware Server digunakan untuk melakukan komunikasi antara aplikasi kita ke serverless database dan cloud storage. Contohnya yaitu Flask(Python), Ruby, Javascript + NodeJS.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Let’s Try!! Let’s Coding!! ^_^

Sumber : https://www.codepolitan.com/skill-yang-harus-dimiliki-programmer-masa-kini-bag-2-backend-597b1496976e4

TOP